Tentang Kita

Informasi Seputar Masalah Penyakit Wanita dan Solusinya |
Obat Keputihan Alami | CRYSTAL X
Ampuh dan Teruji Mencegah dan Mengobati Keputihan | Cegah Kista | Bau Tak Sedap | Becek dan Penyakit Kewanitaan lainnya | Kontak Ibu Neny(Crystal X Center)WA : 081326350313 | BB:5799B7F9
Tampilkan postingan dengan label aids. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aids. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2016

solie

Remaja Harus Tahu Tentang Fakta Penyakit HIV/AIDS

Masalah HIV/AIDS di Indonesia masihlah jadi masalah besar. Angkanya juga selalu tunjukkan penambahan dari th. ke th..

Data Kementerian Kesehatan pada Oktober 2013 tunjukkan, dari Juli s/d September 2013 jumlah infeksi HIV baru yang dilaporkan sejumlah 10. 203 masalah, sedang jumlah masalah baru AIDS yang dilaporkan sejumlah 1. 983 masalah.

Dari jumlah itu, kelompok remaja yaitu satu diantara grup dengan jumlah cukup besar. Persentase kumulatif masalah di kelompok remaja memanglah tak sebesar grup umur yang lain, namun masih tetap membutuhkan perhatian besar.

Bahkan juga tubuh PBB untuk permasalahan anak, UNICEF menyebutkan jumlah kematian HIV/AIDS di kelompok remaja di semua dunia bertambah sampai 50 % pada th. 2005 serta 2012 serta tunjukkan trend mencemaskan.

UNICEF mengatakan, sekitaran 71. 000 remaja berumur pada 10 serta 19 th. wafat dunia lantaran virus HIV pada th. 2005. Jumlah itu bertambah jadi 110. 000 jiwa pada th. 2012.

Dari data itu terlihat ancaman HIV/AIDS untuk remaja sungguh riil. Ironisnya, beberapa besar remaja belum tahu secara detail masalah penyakit membahayakan ini. Bahkan juga diantara mereka berasumsi, HIV sebagai penyakit yang tidak beresiko. Lebih kronis lagi, sangat banyak pemahaman salah berkaitan HIV/AIDS. Walau sebenarnya dengan pemahaman serta edukasi yang pas, penularan bisa dihindari hingga kematian akibat HIV/AIDS bisa ditekan.

Di bawah ini yaitu 5 kenyataan tentang HIV/AIDS yang butuh dipahami, terutama untuk kelompok remaja :

1. HIV tak pandang bulu 

Mulai sejak epidemi HIV diawali 25 th. lantas, stereotipe yang mengedar di orang-orang mengenai pasien HIV yakni beberapa gay, pengguna narkoba serta beberapa pekerja sex komersial lah yang memperoleh label itu. Kenyataannya, kebanyakan orang dapat terserang HIV, dari umur tua, muda, kaya, miskin, wanita, pria, ataupun anak – anak serta dari beragam jenis profesi.

2. Sex oral tidak seaman yang diipikir 

Oral sex kerapkali dikira sebagai langkah “aman” lakukan jalinan seksual. Kenyataannya, berdasarkan riset, cairan badan yang terinfeksi seperti semen serta sekresi vagina yang memiliki kandungan konsentrasi virus HIV tinggi dapat masuk aliran darah lewat membran mukosa mulut.

3. Janganlah hanya cemas hamil 

Banyak remaja yakin, satu – satunya resiko terkait sex tanpa ada proteksi yaitu kehamilan. Karenanya dipakailah pil KB, oral sex serta ejakulasi diluar untuk menghindar kehamilan. Walau sebenarnya, beberapa hal yang perlu di kuatirkan terkecuali kehamilan, yaitu ada penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk juga HIV yang dapat meneror kehidupan.

4. Terkadang orang tak menyampaikan sebenarnya, serta kita tidak paham sebenarnya. 

Cobalah Anda fikir sesaat kalimat diatas. Berapakah beberapa orang yang mengaku kalau mereka menanggung derita HIV bila di tanya oleh pasangan barunya? Berapakah beberapa orang yang mengaku kehidupan seksual mereka saat mereka baru mengetahui seorang? Berapakah beberapa orang yang benar – benar tahu status HIV mereka serta status kesehatan orang – orang yang berbarengan mereka terlebih dulu? Satu pernyataan “ partner saya tak menderita HIV” cuma dapat di terima bila dibarengi dengan bukti riil tes HIV negatif. Tanyalah dengan terang status HIV mereka serta mintalah mereka lakukan tes sebagai bukti.

5. Belum ada obat untuk si pembunuh 

Walau orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dapat hidup lebih lama karena obat antiretroviral, obat ini tak mengobati. Bila juga obat-obat ini membuat perlindungan dari infeksi opportunistik ini tidaklah “jalan pintas” dari infeksi HIV. Obat ini bahkan juga mengakibatkan resikonya seperti diare, kelelahan terlalu berlebih, kemerahan, mual serta muntah.

Jadi, baiknya fikirkanlah dulu sebelumnya berbuat sangat jauh serta mengakibatkan kerusakan hari esok Anda, lantaran HIV adalah “silent killer”, si pembunuh senyap yang pasti bakal bikin Anda menyesal di hari esok karena itu.
Read More
solie

Bertambah, Remaja Terkena HIV/AIDS

Bertambah, Remaja Terkena HIV/AIDS .Beberapa dokter spesialis kelamin yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit serta Kelamin (Perdoski) cemas dengan meningkatnya penyebaran HIV/AIDS di kelompok pelajar. Penyebaran penyakit membahayakan itu diindikasikan turut di pengaruhi ramainya pergaulan bebas.

Terutama sekarang ini banyak service di internet yang sediakan tayangan mengenai website dewasa. DR dr Renny Yuniati, SpKK, mengakui kaget saat lakukan konseling di lokalisasi Sunan Kuning Semarang. Dianya merasakan, ada remaja seusia SMA menyewa PSK disana. ”Saya kaget lantaran remaja itu masihlah gunakan seragam (cuma celana, Red) SMA serta berani menyewa PSK, ” katanya dihadapan guru serta siswa yang ikuti Seminar ”Hidup Sehat serta Bahagia Bebas Infeksi Menular Seksual (IMS) serta HIV/AIDS” di Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (7/1).

Menurut dia hal semacam itu berlangsung akibat ketidaktahuan remaja tentang resiko terserang penyakit kelamin. Walau sebenarnya penyebaran penyakit menular banyak berlangsung di lokalisasi. Seminar di gelar dalam rencana lagi th. ke-50 Perdoski. Terkecuali seminar juga di gelar lomba yel-yel, poster, pidato, serta penulisan inspiratif.

Renny, yang juga pengurus Perdoski cabang Semarang menyampaikan, sekarang ini berlangsung penambahan orang terserang HIV serta infeksi menular seksual akibat sex bebas. Bahkan juga dari penelitian yang dikerjakan, di ketahui umur pasien berubah dari umur dewasa muda sekitaran 25 th. ke atas, ke umur remaja yaitu 15-18 th.. ”Tren remaja terserang HIV bertambah akibat lakukan sex bebas. Ini akibat ketidaktahuan remaja dengan resiko terinfeksi, ” katanya.

Renny mengakui prihatin dengan keadaan remaja yang telah terserang penyakit kelamin. ”Dalam menggerakkan pekerjaan sebagai dokter, saya sering menjumpai pasien remaja yang konsultasi lantaran terserang penyakit kelamin, ” tuturnya. Menurutnya, ada yang terserang keputihan, raja singa, serta lain sebagainya. Ada pula remaja wanita yang waktu konsultasi mengakui telah kehilangan keperawanan. ”Dan sesudah kami check, nyatanya memanglah telah tak perawan lagi. Berikut yang mencemaskan, ” katanya.
Read More

Jumat, 24 April 2015

solie

Wanita Perlu Tahu Penyakit Kelamin Wanita Apa Saja yang Disebabkan oleh Virus

Hai,sobat wanita,ada bermacam-macam penyakit kelamin wanita yang penyebab sebagian besar oleh karena virus,apa saja itu?coba simak ulasan singkatnya

Herpes
herpes simplex virus (HSV) adalah sejenis virus yang mengakibatkan penyakit kelamin wanita herpes.Ada banyak virus yang masuk dalam keluarga herpes,tapi yang sering kita kenal adalah HSV1 dan HSV2.HSV 1 ialah jenis virus yang menjadikan penyakit luka dingin,sedangkan HSV2 merupakan virus penyebab penyakit herpes genital,yaitu herpes yang menyasar penyerangan ke alat vital wanita.

Kutil Kelamin
Human Papilloma Virus (HPV) ialah sejenis virus yang menjadi penyebab penyakit kelamin wanita tumbuh kutil kelamin,jelasnya adalah penyebab timbulnya benjolan seperti bisul pada alat kelamin,yang penularannya bisa melalui hubungan pasutri.

AIDS
Adalah penyakit wanita yang paling ditakuti,karena daya serang virusnya bisa mematikan.AIDS adalah tahapan akhir dari serangan infeksi virus HIV pada tubuh penderita.Penyakit kelamin ini tergolong berbahaya karena bisa melumpuhkan sistem kekebalan tubuh,dampaknya sipenderita mudah sekali terkena serangan infeksi virus lainnya.Deteksi penyakit kelamin ini hanya bisa diketahui melalui tes darah.

Demikian sobat wanita,hal tersebut diatas adalah informasi mengenai Penyakit Kelamin Wanita apa saja yang Disebabkan oleh Virus
Read More

Kamis, 04 September 2014

solie

AIDS dan HPV

AIDS  

Penyakit AIDS (Human Immunodeficiency Virus) merupakan penyakit yang muncul sebagai dampak dari berkembangnya virus HIV di dalam tubuh manusia.Virus HIV menyerang sel darah putih(sel CD4) sehingga mengakibatkan kerusakan sistem kekebalan tubuh atau sistem imun.

Penyakit kelamin ini diakibatkan dari hubungan seksual yang dilakukan dengan sering berganti pasangan ,pemakaian narkoba dengan menggunakan jarum suntik,transfusi darah dari orang yang mengandung HIV,serta kelahiran oleh ibu yang terinfeksi atau disusui oleh wanita yang terinfeksi HIV AIDS.Gejala penyakit HIV,antara lain diare,demam,keringat malam,kehilangan  berat badan berlebihan,rentan terkena penyakit atau pembengkakan kelenjar getah bening.Gejala untuk menentukan bakteri atau virus AIDS hanya dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan tes darah.

HPV

HPV atau disebut Human Papillomavirus adalah infeksi virus yang diakibatkan oleh hubungan seksual pada umumnya.Virus HPV biasa menimbulkan kutil kelamin.Jika tidak segera ditangani akan menyebabkan penyakit kanker serviks karena kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim akibat Human Papippoma Virus.Oleh karena itu,sebaiknya seorang wanita mendapatkan vaksin HPV jika belum terinfeksi virus ini.Penularan dapat melalui hubungan seksual.Cegahlah kanker serviks dan penyakit lain penyebab HPV sejak awal telah mendapatkan vaksinasi HPV,diberikan secara rutin dalam 3 kali suntikan selama enam bulan.Setiap anak remaja menginjak usia 11 atau 12 tahun perlu mendapatkan semua tiga dosis vaksin HPV melalui suntikan sebanyak 3 kali berturut-turut dibagian lengan setiap 2 bulan sekali dan dilakukan pengulangan satu kali lagi pada 10 tahun kemudian.Selain itu,rutinlah melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan informasi,hasil dan penanganan yang tepat.

Pencegahan adalah hal yang penting dan terbaik untuk menghindari penyakit pada area kewanitaan.Yuk,kita 
intip langkah-langkah pencegahan penyakit area kewanitaan berikut ini:

1.Rajin membersihkan organ intim dengan air yang steril dan mengeringkan dengan tisu atau handuk khusus
   organ intim agar organ intim bebas dari lembap
2.Jangan memulai kehidupan seks bebas agar tidak tertular penyakit kelamin
3.Tidak menggunakan pakaian dalam yang ketat dalam jangka waktu lama.Mengganti pakaian dalam secara    rutin ,minimal dua kali sehari
4.Jangan berhubungan seks jika masih mengalami infeksi organ intim.Hal ini dapat memperparah kondisi dan   dapat memperparah kondisi dan dapat menularkan penyakit pada pasangan .Selain itu,jika kita tetap    melakukan hubungan fisik maka jamur penyebab infeksi organ intim akan lebih cepat menyebar dan  menambah rasa nyeri

5.Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis
6.Rutin melakukan uji pap smear dalam 3 tahun sekali untuk mengetahui kondisi leher rahim.Uji ini perlu dilakukan wanita berumur 18 tahun ke atas atau yang sudah melakukan aktivitas seksual.

Read More

Baca Juga